Untuk Ayah Bunda yang anaknya susah diam, gampang "meledak", atau sangat peka terhadap suara dan perubahan, baik yang sudah didiagnosis ADHD atau autisme maupun yang masih menduga-duga.
Tanpa membentak, tanpa menyogok, dan tanpa menunggu jadwal terapi berikutnya.
Ebook + 3 bonus PDF
Langsung unduh
Anakku Bukan Nakal adalah ebook 4 bab pendek dan 3 bonus siap cetak, disusun dari pedoman CDC, pedoman dokter anak Amerika, riset autisme, dan jurnal Indonesia. Isinya satu cara yang kami sebut Metode Rem & Rambu.
Garansi 14 hari. Pasang jadwal bergambarnya dan isi lembar catatannya selama 14 hari. Kalau tidak ada satu pun perubahan yang Ayah Bunda rasakan, uang kembali penuh.
Supaya hari si kecil bisa ditebak. Contohnya jadwal bergambar dan aba-aba 10–5 sebelum ganti kegiatan.
Supaya ia belajar berhenti saat kewalahan. Termasuk tes 10 detik tantrum atau meltdown, dan kalimat penyelamat.
Anak yang sama. Rumah yang sama. Cara bicara yang berbeda.
Yang paling cepat berubah bukan anaknya. Rumahnya.
Cara orang tua bicara, cara hari disusun, dan cara orang tua bereaksi saat badai datang. Lihat apa yang dikatakan para ahli.

Untuk anak ADHD usia 4–5 tahun, langkah pertama yang dianjurkan bukan obat, tapi pelatihan orang tua dalam mengelola perilaku, karena buktinya lebih kuat.
Terapi perilaku paling efektif untuk anak kecil justru bila dijalankan oleh orang tuanya. Anak kecil belum cukup matang untuk mengubah perilakunya sendiri.
Dari penelitian puluhan tahun, mereka menetapkan 28 cara yang terbukti membantu anak autisme. Salah satunya sesederhana jadwal bergambar di dinding.
Tiga sumber, satu kesimpulan: rumah yang tenang dimulai dari orang tua yang punya cara. Ebook ini mengajarkan cara itu, dalam bahasa sehari-hari.
Ayah Bunda sudah berusaha keras. Masalahnya bukan kurang sayang atau kurang sabar. Cara yang biasa dipakai untuk anak lain sering tidak cocok untuk otak yang bekerja berbeda.


"Bisa nggak matikan TV?" terdengar sopan, tapi memberi anak pilihan untuk menjawab "nggak". Lalu kita marah karena ia memilih jawaban yang kita tawarkan sendiri.
Perintah yang diteriakkan dari ruangan lain, atau tiga perintah sekaligus, hampir selalu hilang di jalan. Itu bukan pembangkangan. Itu sinyal yang putus.
Kegiatan berganti tiba-tiba, tanpa aba-aba. Bagi anak autisme, perubahan mendadak termasuk pemicu kewalahan yang paling sering.
Meltdown ditangani seperti tantrum (dinasihati, dimarahi), atau tantrum ditangani seperti meltdown (keinginannya dituruti). Dua-duanya membuat badai berikutnya datang lebih cepat.
Kita hanya bersuara saat anak salah. Anak yang butuh perhatian lalu belajar bahwa berulah adalah cara tercepat untuk diperhatikan.

Misalkan setiap pagi habis 20 menit untuk drama berangkat sekolah, dan setiap malam 30 menit untuk drama tidur.
Lebih dari satu hari penuh, setiap bulan, habis untuk berteriak dan menangis. Itu baru waktunya. Belum tenaga, belum rasa bersalah sesudahnya, belum hubungan dengan si kecil yang pelan-pelan terkikis.
Rp99.000 dibagi 30 hari kira-kira Rp3.300 per hari. Pertanyaannya bukan mahal atau tidak, tapi berapa lama lagi pagi di rumah mau dibiarkan seperti sekarang.
Setiap angka dan anjuran di dalamnya diambil dari 19 sumber yang tercantum di halaman terakhir. Tugas kami menerjemahkannya ke bahasa dapur dan ruang tamu: kalimat pendek, contoh yang terjadi di rumah sungguhan, dan satu hal yang bisa dicoba malam ini juga.

Terapi seminggu sekali, tapi enam hari sisanya Ayah Bunda sendirian di rumah. Ebook ini pegangan untuk hari-hari itu.

Guru bilang si kecil tidak bisa diam. Nenek bilang kurang dididik. Ayah Bunda merasa ada yang berbeda, tapi belum tahu harus ke mana. Bab 4 dan Bonus 2 menunjukkan jalurnya, dari Puskesmas sampai BPJS.

Sudah membentak, lalu menyesal. Sudah mencoba sabar, lalu meledak juga. Bonus 3 dibuat khusus untuk Ayah Bunda, bukan untuk anaknya.
"Motor bermesin kencang, remnya tipis": perumpamaan sederhana untuk menjelaskan ADHD ke nenek, guru, atau tetangga yang bilang anak Anda kurang dididik. Bab 1
Satu pertanyaan dalam hati yang mengubah reaksi Ayah Bunda dalam tiga detik saat anak berulah. Bab 1
Kenapa anak yang suka main air bisa mengamuk setiap disuruh mandi, dan tiga gambar di pintu yang mengatasinya. Bab 2
Aba-aba 10–5: cara memberi tahu pergantian kegiatan supaya waktu bisa dilihat, bukan cuma didengar. Bab 2
Angka yang mengejutkan tentang tidur anak ADHD dan autisme, dan urutan malam yang membantu. Bab 2
Dua kata pembuka perintah yang diam-diam memberi anak izin untuk menjawab "nggak". Bab 3
Kenapa pujian sederhana "Pintar!" tetap bekerja, menurut sebuah penelitian di Belanda. Bab 3
Tes 10 detik untuk membedakan tantrum dan meltdown, dan kenapa salah membacanya membuat badai lebih lama. Bab 4
Kalimat lima kata yang menenangkan di tengah meltdown. Bab 4Bonus 3
Pertanyaan yang jarang ditanyakan ke dokter, padahal pedoman dokter anak menjadikannya langkah pertama. Bab 4
Jalur Puskesmas, klinik tumbuh kembang, sampai BPJS, plus daftar berkas yang harus dibawa supaya tidak bolak-balik. Bonus 2
Cuplikan dari halaman ebook dan bonus yang sebenarnya, bukan testimoni.
Dari Bab 4
| Tantrum | Meltdown | |
|---|---|---|
| Penyebab | Ingin sesuatu, tidak dapat | Kewalahan oleh suara, cahaya, keramaian, perubahan |
| Kalau dituruti | Biasanya berhenti | Tetap berlanjut |
| Yang dibutuhkan | Batas yang tenang dan konsisten | Tempat tenang dan rasa aman |
Dari Bonus 1, siap cetak
Dari Bonus 3, kartu saku
"Kamu aman. Ayah di sini."
"Bunda tahu kamu kesal. Jawabannya tetap tidak."
"Kita pergi ke tempat yang lebih tenang, yuk."
4 bab pendek, 21 halaman, ukuran nyaman dibaca di HP. Setiap bab ditutup dengan satu hal yang bisa dicoba malam ini.

Cara membuat dalam 15 menit, tiga contoh jadwal (pagi, pulang sekolah, malam), dan papan jadwal siap cetak.

Lembar catatan siap cetak, alur pemeriksaan sampai BPJS, daftar berkas, dan pertanyaan untuk dokter.

Kartu lipat untuk dompet: tes 10 detik, napas 4-4, tiga kalimat penyelamat.
Supaya Ayah Bunda bisa membaca langsung dari sumber aslinya.
Ebook + 3 bonus PDF
bayar sekali, unduh langsung
Garansi 14 hari, bersyarat. Pasang jadwal bergambar dari Bonus 1 dan isi Lembar Catatan dari Bonus 2 selama 14 hari. Kalau setelah itu tidak ada satu pun perubahan yang Ayah Bunda rasakan, kirim foto lembar catatannya ke WhatsApp kami. Uang dikembalikan penuh, dan berkasnya boleh tetap disimpan.

Karena orang tua anak berkebutuhan khusus sudah banyak mengeluarkan biaya: pemeriksaan, terapi, ongkos jalan. Ebook ini tidak menggantikan semua itu. Ia teman di rumah, di antara jadwal terapi. Bentuknya digital, tanpa biaya cetak dan kirim, jadi kami bisa menjualnya semurah ini.
Cocok. Bab 1 membantu mengenali tandanya, dan Bonus 2 menunjukkan jalur pemeriksaan lewat Puskesmas. Cara-cara di Bab 2 dan 3 aman dipakai sambil menunggu.
Itu sering terjadi. Tinjauan penelitian memperkirakan separuh lebih orang dengan autisme juga menunjukkan tanda ADHD. Ebook ini membahas keduanya, dan menandai kapan caranya perlu dibedakan.
Bukan. Ebook ini pendamping di rumah. Bab 4 justru mendorong Ayah Bunda meminta bimbingan dari dokter atau psikolog.
Satu bab bisa selesai dibaca dalam waktu kurang dari 10 menit. Sarannya: satu bab, coba seminggu, lalu lanjut.
Empat berkas PDF. Setelah pembayaran terkonfirmasi, tautan unduhan langsung muncul dan dikirim ke email Ayah Bunda. Ebooknya enak dibaca di HP; bonusnya berukuran A4 supaya mudah dicetak.
Jalankan jadwal bergambar dan isi lembar catatannya selama 14 hari. Kalau tidak ada perubahan apa pun, kirim foto lembar catatannya ke WhatsApp kami dan uang kembali penuh.
Ayah Bunda tidak perlu menjadi orang tua yang lain. Yang perlu diganti hanya beberapa kebiasaan: perintah yang berupa pertanyaan, hari tanpa rambu, dan badai yang salah dibaca.
Ingat hitungan tadi: sekitar 25 jam sebulan habis untuk drama pagi dan malam. Rp99.000, atau sekitar Rp3.300 sehari, untuk mulai mengambilnya kembali. Itu pertukarannya.
Garansi 14 hari bersyarat. Kalau tidak ada perubahan, uang kembali.